ANDA PERLU BUKU SENI DAN BUDAYA, hubungi 0857-2994-6859 atau http://www.facebook.com/buku.rupa

Tampilkan postingan dengan label Tari Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tari Nusantara. Tampilkan semua postingan

10 Maret 2011

Langen Mandra Wanara

Langen Mandra Wanara adalah salah satu bentuk drama tari Jawa yang mempergunakan materi tari tradisi klasik gaya Yogyakarta. Drama tari yang menggambarkan banyak wanara (kera) dan berfungsi sebagai hiburan ini merupakan perkembangan dari drama tari yang telah ada, yaitu Langendriya yang bersumber dari Serat Damarwulan. Keduanya, baik Langendriya maupun Langen Mandra Wanara, disajikan dalam bentuk tari dengan posisi jengkeng atau jongkokdisertai dengan dialog yang berupa tembang macapat.
Selengkapnya...

15 Desember 2010

Tari Bedhaya Ketawang

Tari Bedhaya Ketawang melambangkan curahan cinta asmara Kangjeng Ratu kepada Sinuhun Sultan Agung. Semuanya itu terlukis dalam gerak-gerik tangan serta seluruh bagian tubuh, cara memegang sondher dan lain sebagainya. Namun demikian cetusan segala lambang tersebut telah dibuat demikian halusnya, hingga mata awam kadang-kadang sukar akan dapat memahaminya.

Menurut kitab Wedhapradangga, pencipta tarian Bedhoyo Ketawang adalah Sultan Agung
Selengkapnya...

Bedhaya Ketawang dan Bedhaya Semang dalam Perbandingan

Membicarakan bedhaya tentu tidak lepas dari proses penciptaan tari bedhaya itu sendiri. Pada mulanya, bedhaya dan srimpi di keraton adalah termasuk joged atau tari pasamuwan agami. Hal tersebut terlihat dari lambatnya tetabuhan gamelan dan lemah gemulai serta tajamnya (khusuknya) penari.

Kira-kira tari tersebut pada jaman kuna (dahulu) adalah joged atau tari persembahan di candi atau pundhen. Ditarikan oleh para perawan sebagai sarana memuja dewa Siwa, Wisnu, atau Brahma. Ketika itu, tari
Selengkapnya...

Kekayaan Tari Klasik Gaya Jogjakarta



Sebagai pusat budaya, Kraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki berbagai kekayaan budaya adiluhung bernilai seni yang sangat tinggi. Salah satunya adalah tari klasik gaya Yogyakarta-Mataraman yang sangat banyak macam dan jumlahnya karena mulai ada saat kraton bediri dan masih tetap eksis lestari dan berkembang bahkan hingga sekarang dan seterusnya seiring dengan keberadaan kraton itu sendiri.
Kraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki tarian pusaka yang bersifat sangat sakral, yaitu
Selengkapnya...